DUA KALIMAT SYAHADAT

Tinggalkan komentar

Diantara lima rukun-rukun Islam, rukun yang paling agung adalah rukun islam yang pertama, yakni persaksian bahwa “tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah” yang sering disebut dengan dua kalimat syahadat. Mengapa dua kalimat syahadat diakui sebagai rukun yang paling agung?? Apakah seseorang bisa masuk surga hanya dengan dua kalimat syahadat???. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang dua kalimat syahadat. kepada Allah kami memohon agar memeberikan manfa’at kepada kita semua dengan perantara membaca, memahami, dan mengamalkan isi artikel singkat ini.

 Beberapa Istilah Lain dari Dua Kalimat Syahadat

Dua kalimat syahadat memiliki beberapa istilah lain yang telah Allah sebutkan dalam kitabNya yang mulia. Diantara nama-nama tersebut adalah :

  1. Al-‘urwatul wutsqa ( tali yang sangat kuat) sebagaimana firman Allah :

yang artinya: “… karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus.”(Qs. Al-Baqarah: 256)

  1. Al-qouluts tsabit (ucapan yang teguh) sebagaimana firman Allah :

yang artinya : “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itudalam kehidupan di dunia dan di akhirat”. (Qs. Ibrohim: 27).

  1. Al-‘ahd (perjanjian) sebagaimanafirman Allah:

yang artinya: “ mereka tidak berhak mendapat syafa’at kecuali orang yang telah Mengadakan Perjanjian di sisi Tuhan yang Maha Pemurah. (Qs. Maryam: 87). Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa yang dimaksud dengan al-‘ahd pada ayat ini adalah persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah rasul Allah.

  1. Kalimatut taqwa (kalimat taqwa). Alah berfirman:

yang artinya: “…dan adalah mereka (orang-orang yang beriman) berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. (Qs. Al-Fath: 26).

  1. Al-kalimatut thayyibah (kalimat yang baik). Allah berfirman:

yang artinya: “ tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada Setiap musim dengan seizin Tuhannya”. (Qs. Ibrohim: 24-25).

Dua Kalimat Syahadat Sebab Utama Masuk Surga

Dua kalimat syahadat diakui sebagai rukun islam yang palin agung. Karena seorang hamba tidak dianggap muslim kecuali bila ia telah mengucapkannya. Dan seorang muslim bisa dianggap murtad jika ia telah mebatalkannya.

Dua kalimat syahadat berhubungan erat dengan bahagia atau sengsaranya seseorang. Keduanya menjadi tolok ukur apakah seseorang akan menerima catatan amalnya dari tangan kanan atau dari tangan kiri, dan  berat atu ringankah timbangan amalnya. Dengan kedunya pulalah ditentukan apakah seseorang akan masuk surga atau neraka. Maka barang siapa yang di hari kiamat nanti datang dengan keduanya maka ia berhak masuk surga dan diselamatkan dari api neraka. Sebaliknya barang siapa datang di hari kiamat tanpa keduannya maka ia akan disiksa di neraka.

Barang siapa yang di hari kiamat nanti menemui Allah dengan dua kalimat syahadat, maka ia akan masuk surga, baik secara langsung ataupun dengan diadzab terlebih dahulu di neraka. Jika di masa hidupnya ia sempat bertaubat dan tidak terus-terusan berbuat maksiat, maka ia masuk surga tanpa harus diadzab dulu di neraka. Tapi jika di masa hidupnya ia tidak bertaubat dan terus-terusan berbuat maksiat dan Allah tidak berkehendak mengampuninya, maka terlebih dahulu ia akan diadzab di neraka karna dosa-dosanya tersebut, baru kemudian dengan rahmat Allah dan syafa’at dari para pemberi syafa’at (tentunya syafa’t tersebut dengan izin dan ridho Allah) ia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke surga.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “barang siapa yang bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah saja dan tiada sekutu baginya dan bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan rasulnya, dan bersaksi bahwa ‘Isa adalah hamba Allah, rasulnya, kalimatnya yang Ia anugrahkan kepada Maryam, dan isa adalah ruh dari Allah, dan bersaksi bahwa surga dan neraka itu benar adanya, Allah akan memasukkannya ke surga walaupun sebelumnya ia telah berbuat maksiat”. (HR. Muslim).

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda, “Sungguh Allah akan membebaskan seseorang dari umatku di hadapan seluruh manusia pada hari kiamat. Ketika itu dibentangkan 99 gulungan (dosa) miliknya. Setiap gulungan dosa panjangnya sejauh mata memandang. Kemudian Allah berfirman, ‘Apakah ada yang engkau ingkari dari semua catatan ini, apakah (para) malaikat pencatat amal telah menganiayamu?’ Dia menjawab, ‘Tidak, wahai Rabbku’. Allah bertanya, ‘Apakah engkau memiliki udzur (alasan)?’ Dia menjawab, ‘Tidak wahai Rabbku’. Allah berfirman, ‘Bahkan sesungguhnya engkau memiliki satu kebaikan di sisi-Ku dan sungguh pada hari ini engkau tidak akan dianiaya sedikit pun’. Kemudian dikeluarkanlah sebuah bithaqah (kartu) bertuliskan ‘asyhadu an laa ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh’. Lalu Allah berfirman, ‘Datangkan timbanganmu’. Dia berkata, ‘Wahai Rabbku, apalah artinya kartu ini dibandingkan seluruh gulungan (dosa) itu?’ Allah berfirman, ‘Sungguh kamu tidak akan dianiaya’. Kemudian diletakkanlah gulungan-gulungan tersebut pada satu daun timbangan dan kartu itu pada daun timbangan yang lain. Maka gulungan-gulungan (dosa) tersebut terangkat dan kartu (laa ilaha illallah) lebih berat. Demikianlah, tidak ada satupun yang lebih berat dari sesuatu yang padanya terdapat nama Allah.” (HR. Tirmidzi, shahih)

Dengan demikian tidak sama antara orang bertauhid dan musyrik, Ahli tauhid yang masuk neraka tidak kekal di dalamnya sedangkan orang-orang musyrik, mereka kekal di dalamnya dan tidak akan bisa keluar darinya. Allah berfirman:

yang artnya: “ mereka ingin keluar dari neraka, Padahal mereka sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh azab yang kekal”. (Qs. Al-Maidah: 37).

(diterjemahkan dengan sedikit pengurangan dan penambahan dari kitab ‘ilmud Diin min hadits jibril bab rukun islam karya syeikh ‘Abdul ‘Adhim badawy hafidhohullahuta’ala)

About these ads

Penulis: ELMUFIED

mencari pahala via internet

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.