Nasehat untuk penuntut ilmu

Wahai penuntut ilmu, nasehat itu mudah tapi sulit diterima. karena nasehat itu pahit rasanya bagi orang yang belum terbiasa menerimanya. Tapi sebagai seorang penuntut ilmu hendaknya engkau mudah menerima nasehat dari siapapun dengan lapang dada, selama nasehat itu tidak keluar dari batasan syar’i. Dan inilah nasehat yang insyaAllah pantas untuk diterima. maka aku harap engkau mau menerimanya…… amalkanlah…..semoga bermanfaat bagimu.

Sungguh… orang yang berilmu dan tidak mengamalkannya akan menanggung beban yang lebih berat dari pada orang yang tidak berilmu. dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Thobroni dan Ibnu majah, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “dan manusia yang paling berat adzabnya di hari kiamat adalah orang ‘alim yang ilmunya tidak bermanfaat baginya”.

Wahai penunutut ilmu…………, jangan sampai engkau merugi karna tidak beramal, dan jangan smpai engkau jauh dari kesungguhan dalam mentaati Allah, dan yakinlah bahwa ilmu tanpa amal tidak akan memberi manfaat sedikitpun bagi pemiliknya, seperti orang yang membawa sepuluh pedang tajam di tengah padang pasir kemudian datang singa besar yang hendak menerkamnya, apakah sepuluh pedang itu bisa membantunya sedangkan ia tidak menghunuskan pedangnya..

Wahai penuntut ilmu….., jika seratus tahun engkau mecari ilmu, dan seribu buku kau kumpulkan, tanpa beramal, engkau tidak akan dapat meraih rahmat Allah subhanahu wata’ala. Allah berfirman yang artinya : ” barang siapa yang mengharap bertemu dengan Rabbnya maka hendaklah ia beramal sholih dan tidak menyekutukan Rabbnya dengan suatu apapun” (Qs. Al-kahfi 110)

Wahai penuntut ilmu…….. selama engkau tidak beramal selama itu pula engkau tidak memdapat balasan. Kholifah ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: ” barang siapa yang mengira bahwa tanpa kesungguhan amal ia bisa sukses maka ia adalah seorang penghayal, dan menghayal adalah barang dagangannya orang bodoh. Hasan al-Bashry rahimahullahu ta’ala juga pernah berkata: “mengharap surga tanpa ‘amal adalah suatu perbuatan dosa”. Dan telah diriwayatkan sebuah hadits dari Nabi shalallau ‘alaihi wasallam: “orang yang cerdas adalah yang mengintropeksi dirinya dan beramal untuk (setelah kematian) hari akhir. sedangkan orang yang lemah adalah yang memperturuti hawa nafsunya dan menghayal bisa mendapatkan pahala dari Allah” (HR. Ahmad, Ibnu majah, Hakim, dan Tirmidzi).

Wahai penuntut ilmu…. hiduplah sesukamu engkau pasti akan mati, cintailah siapa saja orang yang ingin engkau cintai engkau akan meninggalkannya, dan berbuatlah sesukamu engkau akan mendapat balasannya

Wahai penuntut ilmu…., sungguh ilmu saja tnpa amal tidak bisa menjauhkanmu dari kemaksiatan, dan tidak mampu menyelamatkanmu dari panasnya api neraka. Ingatlah jika engkau tidak mau sungguh-sungguh dalam beramal di masa hidupmu, engkau akan menyesal  di hari kiamat dan berkata  ” ya Allah kembalikanlah kami ke dunia niscaya kami akan beramal sholih” (Qs. As-Sajdah: 12),  kemudian akan dikatakan kepadamu “engkau pasti akan mengulanginya lagi”.

Wahai penuntut ilmu  terimalah nasihat ini…………………………………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!?????

Allahu ta’ala a’lam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s