Sesuap Makanan Dibalas Sesuap Makanan

 

memberi

Allah pasti akan membalas kebaikan dan amal ibadah kita jika kita benar-benar melakukannya dengan ikhlas dan seuai tuntunan agama Islam. Tentu Allah akan membalas dengan yang lebih baik dari itu semua. Di antara amalan yang dianjurkan oleh Islam adalah bersedekah. Di bawah ini adalah kisah yang sangat menakjubkan tentang balasan untuk seorang yang rela lapar dan menyedekahkan makanannya untuk seorang pengemis. Semoga kita dapat mengambil manfaat dari kisah ini. Dan selamat membaca!!

Ada seorang perempuan yang mempunyai seorang anak laki-laki. Dalam kurun waktu yang cukup lama, anaknya hilang. Dia berharap, anaknya bisa segera kembali ke rumahnya. Tapi, harapannya sudah mulai pupus.

Pada suatu hari, ketika dia duduk di rumahnya, bersiap-siap untuk menyantap makanan, tiba-tiba ada seorang pengemis yang berdiri di depan pintunya, meminta makanan. Dia tidak jadi memakan makanan tadi. Dia memilih untuk menyedekahkan roti yang masih utuh itu kepada si pengemis. Sehingga pada hari itu dia harus menanggung rasa lapar karena jatah makannya untuk hari itu telah dia berikan kepada peminta-minta tersebut.

Beberapa hari kemudian, sama sekali di luar dugaannya, anaknya datang. Anaknya menjelaskan duka dan kesulitan yang amat sangat yang dialaminya selama ini.

“Kesulitan yang paling berkesan yang saya alami, ketika beerhari-hari saya melewati padang pasir, tiba-tiba ada seekor singa keluar dar hutan, lalu dia menangkap saya dari atas keledai yang saya tunggangi. Keledai itu lari terbirit-birit. Saya bingung, dan ingatan saya mulai tidak berfungsi secara sempurna. Singa itu membawa saya lari ke dalam gua, untuk dicabik-cabik. Tiba-tiba saya melihat seorang laki-laki yang mempunyai postur yang sangat bagus, putih bersih wajah dan bajunya. Dia datang menangkap singaa tersebut tanpa menggunakan senjata apapun. Dia membawanya dan membantingnya ke tanah, seraya berkata kepada singa itu. “Hai bangsat, bangunlah. Sesuap makanan dibalas dengan sesuap makanan.”

musafir

Singa itu bangun dan lari terbirit-birit. Akal saya mulai berfungsi sempurna seperti semula. Saya cari-cari laki-laki istimewa tadi sudah tidak ada lagi. Saya duduk  beberapa saat, sehingga semua kekuatan kembali seperti semula. Saya pandangi seluruh tubuh saya, tapi tidak terjadi apa-apa. Saya berjalan untuk pulang, sehingga akhirnya saya bertemu dengan kafilah. Begitu melihat saya, mereka kaget. Saya ceritakan kepada mereka tentang peristiwa yang baru saja saya alami. Saya tidak paham ungkapan laki-laki yang menolong saya itu: “Sesuap makanan dibalas dengan sesuap makanan.” Cerita anaknya panjang lebar.

Perempuan tersebut berpikir sejenak. Tiba-tiba dia teringat sesuatu; Dia teringat ketika dia bersedekah sesuap roti kepada pengemis. Pada saat itulah, anaknya mendapatkan pertolongan.

Sumber: Khalid Abu Shalih, Kisah-kisah  Nyata Penjagaan Allah Kepada HambaNya yang Sholih, (At-Tibyan, Solo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s